Archive for the ‘Linux’ Category

Backup & Restore CactiEZ

Untuk backup sudah ada prosedurnya.  Adapun scriptnya bisa dilihat di  /var/www/backup.sh

Yang menjadi persoalan adalah bagaimana caranya merestore data yang sudah ada ke dalam instalasi baru.  Artinya meskipun baru di install data-data lama tetap bisa dipertahankan.
Sebenarnya sih tampilan cacti sekarang grafik muncul dan benar, cuma fontnya kagak ada yg keliatan.  Coba ota-atik path ga ada perubahan.  Ganti font ttf sama saja.
Jurus terakhir ya backup data.  Install baru dan restore.

Step restore:

  1. Copy isi folder /var/www/html/rra kedalam folder yang sama pada instal-an baru
  2. backup database
    mysqldump -uroot –opt cacti> cacti-backup.sql
    mysqldump -uroot –opt syslog> syslog-backup.sql
  3. Restore database cacti dari hasil ngedump
    # mysql -uroot cacti < cacti.sql
  4. Coba lihat hasilnya…  Hehe.. font2 muncul lagi

Wednesday, November 5th, 2008

UTM atau Firewall?

UTM (Unified Threat Management) adalah term yang digunakan untuk menjelaskan network firewall yang memiliki banyak feature dan di bundle menjadi satu. Adapun feature yang ada pada UTM diantaranya adalah:

  • Email filtering
  • Anti Virus
  • IDS (Intrusion Detection System)
  • IPS (Intrusion Prevention System)
  • Web content filtering.

Selanjutnya simpulkan sendiri

Thursday, October 16th, 2008

Apache2, PHP5 & MySQL5 with Yum on CentOS

This guide shows you how to install Apache2, PHP5 and MySQL5 on a CentOS 5+ server with Yum.

Please note that this guide assumes you know basic shell commands, however all steps are documented.

Our first step, is fairly simple. Once you’ve connected to your server over SSH, use the following Yum command to install everything you need:

yum -y install httpd php mysql mysql-server php-mysql

This will take a few minutes to download (total package size is 16Mb)

Once its done Yum will say “Complete!” and you will be returned to shell.

Next, you need to set a MySQL root password. Without this, your MySQL server is open to attack, and it WILL happen! Use the following command (WITH QUOTES) to set your root password:

mysqladmin -u root password 'ENTER-PASSWORD-HERE'

Next we want to do additional security checks on MySQL by removing any other users that managed to get created, as well as removing the MySQL test database as that wont be needed!

mysql -u root -p
mysql> DROP DATABASE test;
mysql> DELETE FROM mysql.user WHERE user = '';
mysql> FLUSH PRIVILEGES;

Finally, we are going to set Apache & MySQL to run on startup. This is useful if your server has a power outage or needs to be rebooted as it will automatically restart Apache & MySQL for you.

  /sbin/chkconfig httpd on
  /sbin/chkconfig --add mysqld
  /sbin/chkconfig mysqld on
  /sbin/service httpd start
  /sbin/service mysqld start

To check everything worked, browse to the web servers directory (on CentOS its /var/www/html) and create a new file using NANO text editor called phpinfo.php (enter “nano phpinfo.php” to open the text editor). Enter the following code into that file to check PHP is working:

<php echo phpinfo(); ?>

All done :)

Thursday, September 4th, 2008

Fetchmail

Ngingetin aja biar ndak lupa

 

Monday, August 11th, 2008

Kecantol Linux terhambat Lisensi Windows

Di kantor lagi semangat dan rame-rame goes to Open Source.  Artinya pada mulai menggunakan Linux untuk main OS pada komputer dan laptop mereka.  Sehingga pekerjaan membuka dokumen, membuat presentasi, spreadsheet, email, browsing, dan lain-lain semua menggunakan linux.  Adapun Distro yang digunakan ada beberapa macam diantaranya Opensuse, Ubuntu, Fedora, dan lain-lain.

Jadi gatel nih mo ikutan pasang di laptop.  Cuma sayang lisensi Windows Vista nih kalo ilang padahal kan mahal harganya.  Sebenarnya pakai Vista juga ga hepi.  Masa core 2 duo memori 1 Gb masih kerasa lambat.  Ya sudah upgrade ke 3 Gb.  Huhu masih juga ga ok.  Akhirnya downgrade saja ke windows XP.

Kayaknya virtual machine adalah jawaban tepat agar bisa main-main di linux.  Tinggal cari software apa yang paling cocok untuk ini.  Ada beberapa kandidat yang di lirik:

  1. Vmware
  2. virtual box
  3. virtual pc

Friday, August 1st, 2008

Linux VNC Server rasa KDE dan Gnome

Secara default, vnc server jika dipasang pada Linux akan running dibawah tvm.  Padahal ga asyik banget tuh tvm.  Kalah banget tampilannya dengan KDE ataupun Gnome.  Ya sudah mari kita coba vnc-nya ber-rasa KDE dan Gnome.

  1.  Edit ~/.vnc/xstartup
  2.  For KDE, replace "twm &" with "startkde &"
  3.  For Gnome, replace "twm &" with "exec gnome-session &"
  4.  Start a new server.

Note:

  • set password
    # vncpassword
  • Kill any existing VNC servers
    # vncserver -kill :1" where 1 is the display number.

Tuesday, April 29th, 2008

EyeOS

nGgak sengaja sih nemuin ini.  Awalnya googling cari-cari cpanel dan whm gratis.  Eh,malah akhirnya nemu eyeOS ini.

Gimana rasanya kalau dengan membuka web browser saja seolah-olah kita berada di depan komputer desktop dimana didalamnya sudah terdapat aplikasi Office (Word Processor, Spreadsheet, Presentations) Email Client, dan masih banyak lainnya.

Jika sebelumnya bingung harus menggunakan aplikasi dengan OS apa  macam Linux, Windows, Mac, dan lainnya.  Maka dengan eyeOS ini syaratnya adalah ada browser di komputer kita. Syarat kedua adalah ada jaringan entah LAN atau WAN dan satu lagi Web Server.

Satu orang satu desktop sepertinya menjadi hal yang sangat-sangat bisa dengan eyeOS ini.

Instalasinya cukup mudah dengan membacanya Anda pasti bisa eyeOS

Berikut adalah screenshoot dengan browser Firefox

Jadi… bisa dong gak bajakan?

Thursday, April 17th, 2008

Jam system di linux tidak sesuai harapan

Pusing juga nih, Centosku waktunya dan sesuai dengan waktu WIB.  Jika dilakukan setting manual dengan perintah "date MMDDhhmmyyyy"  maka beberapa saat akan berubah lagi menjadi ngaco.

Mari kita trace:

  1. Cek dengan command date
    [root@localhost ~]# date
    Wed Apr  9 00:21:04 CDT 2008
  2. Cek jam bios
    [root@localhost ~]# /sbin/hwclock
    Wed 09 Apr 2008 12:43:57 AM CDT  -0.312123 seconds

Wah ndak bener, di bios udah betul tetapi di sistem kok begitu.

Coba tambahkan perintah ini:

[root@localhost ~]# ln -sf ../usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta /etc/localtime

Dan kita cek lagi :

[root@localhost ~]# date
Wed Apr  9 12:47:43 WIT 2008
[root@localhost ~]#

Sip sudah benar :)

 

Wednesday, April 9th, 2008

SMTP & POP3 Test via Telnet

SMTP

One good trick to use when testing your email server is to use telnet. To send email, you can just telnet into the destination email server directly:

# telnet mail.fast.net.id 25
220 mail5.fast.net.id ESMTP
helo fast.net.id
250 mail5.fast.net.id
mail from: aulia@siswantoaja.com
250 Ok
rcpt to:sisw@siswantoaja.com
250 Ok
data
354 End data with <CR><LF>.<CR><LF>
subject: tes smtp
diterima ga?
kalo diterima reply ya…

sisw…
.

250 Ok: queued as C2513B705E
quit
221 Bye

 

POP3

# telnet mail.flashmail.com 110
Trying 69.59.192.47…
Connected to mail.flashmail.com (69.59.192.47).
Escape character is ‘^]’.
+OK Welcome to FlashMail.com

USER jon
+OK jon nice to hear from you - password required
PASS *******
+OK jon has 0 mail messages
LIST
+OK 0 (0)
.

STAT
+OK 0 0
QUIT
+OK closing connection
Connection closed by foreign host.

Friday, March 28th, 2008

Vlan on Linux

VLAN (Virtual Local Area Network) merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation.

VLAN berguna untuk membagi broadcast domain, membagi berdasarkan job function atau departements tanpa memperhatikan lokasi dari si user dan di setiap  VLAN itu mempunyai traffic masing-masing.

 

Kenapa harus Vlan?

Jika kita main-main dengan router, entah itu produk mahal seperti Cis** ato anda tertantang dengan opensource Linux pasti ada keterbatasan jumlah ethernet.  Gimana caranya agar terpenuhi misalkan ada 10, 20 atau 30 ethernet?

Pakai vlan dong!

Bersambung..

Thursday, March 13th, 2008